• About
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

Berbagi Itu Indah

Berbagi pengetahuan berdasarkan pengalaman dan dari berbagai sumber.

  • Home
  • Menu1
    • Submenu1
    • Submenu2
    • Submenu3
    • Submenu4
  • Menu2
    • Submenu1
    • Submenu2
  • Menu3
  • Menu4
  • Menu5
  • Menu6
Home » Lingkungan » Mengurangi Genangan Air Dengan Biopori

Mengurangi Genangan Air Dengan Biopori



Daerah padat penduduk yang lingkungannya sering tergenang air, boleh merasa lega. Kini teknologi tepat guna untuk mengurangi genangan air semakin dipopulerkan ke rumah-rumah penduduk. Dengan membuat lubang resapan biopori (LRB) bermanfaat mencegah genangan air di seputar rumah, bahkan sampah yang tertampung bisa menjadi pupuk organik, dan bisa menciptakan konservasi air di bawah tanah.

Lubang Resapan Biopori (LRB) adalah lubang yang dibuat sedalam 100 cm, dengan diameter 10 – 30 cm, lalu diisi dengan sampah organik yang berfungsi menghidupkan mikroorganisme tanah, seperti cacing. Cacing tanah ini akan membentuk pori-pori dalam tanah, sehingga mempercepat resapan air ke dalam tanah secara merata.

Pembuatan lubang LRB ini tidak sulit karena menggunakan alat yang praktis dengan gerakan memutar. Dengan teknologi yang mudah dapat dirasakan keuntungan bebas dari genangan air.

Keunggulan Lubang Resapan Biopori
1. Mampu meresapkan air lebih cepat karena adanya pori yang dibuat oleh cacing-cacing
2. Mampu menampung sampah rumah tangga yang dapat menjadi kompos
3. Mengurangi genangan air yang memenuhi halaman atau lingkungan sekitar rumah
4. Mampu menyimpan air, sehingga tersedia cadangan air tanah
5. Membantu mengurangi dampak pemanasan global

Pembuatan LRB dapat dibuat di dasar saluran, di sekeliling batang pohon, area batas taman atau di antara paving blok. Lubang biopori dibuat di halaman rumah, dua sampai tiga untuk mencegah genangan air.

Disarankan setiap lahan 100 m2 dapat dibuat 30 titik dengan jarak 0,5 – 1 m. Bila lubang yang dibuat berdiameter 10 cm kedalaman 100 cm akan mampu menampung 7,8 liter sampah organik dari dapur. Menunggu 2 minggu sampai satu bulan, sampah itu sudah menjadi pupuk organik dan dapat di manfaatkan menyuburkan tanaman di pekarangan rumah sendiri.

Sumber:
pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga edisi lebaran 2 bulan september 2008
Posted by Matahariku91 on Jumat, 08 Mei 2015 - Rating: 4.5
Title : Mengurangi Genangan Air Dengan Biopori
Description : Daerah padat penduduk yang lingkungannya sering tergenang air, boleh merasa lega. Kini teknologi tepat guna untuk mengurangi genangan a...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Mengurangi Genangan Air Dengan Biopori"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Copyright © 2012 Berbagi Itu Indah - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger